28 Oktober 2016

Buku "Tanpa Ayah" Cetakan Kedua

Sebuah Novel yang Di Indikasikan Tentang Bagaimana Cara Menyayangi Sosok Seorang Ayah
       A.    Identitas Buku
Nama Penulis   : Muhammad Ridwansyah
Berat                : 500 gram
Halaman          : 130
Kondisi             : Baru

     B.     Sinopsis Buku
Seorang laki-laki yang di usia 6 tahun sampai dewasa ini, dibesarkan tanpa sosok seorang ayah, bukan hanya itu, ia juga tidak mengenal raut wajah almarhum ayahnya. Di dalam hidupnya, ia hanya memiliki seorang ibu dan keluarga sederhana.

Buku “Tanpa Ayah” ini bukan hanya perjalanan hidup seorang penulis tanpa sosok ayahnya tetapi mendeskripsikan tentang bagaimana cara ia menyayangi ayahnya walaupun sudah tidak ada. Terlebih buku ini juga memberikan semacam motivasi untuk anak-anak atau remaja yang masih mempunyai ayah, bagaimana cara menyayangi sang ayah dalam bentuk perbuatan, khususnya yang masih ada, atau pun sudah tiada.
        
C.    Tentang Isi Buku

Sebelumnya mari kita sepakati terlebih dahulu bahwa diantara kedua orang tua relatif banyak seorang anak lebih dekat, lebih menyayangi sang ibu sedangkan bersama ayah, sebagian anak ada yang mengatakan, “dengan ayah, jauh”. Terlepas dari ayahnya bekerja pulang satu minggu sekali, kerja di luar kota atau ada di rumah tetapi faktanya memang sang anak tidak terlalu dekat.

Buku “Tanpa Ayah” ini menceritakan tentang rasa rindunya seorang penulis terhadap ayahnya yang sudah wafat, ia mencari kemana-mana informasi tentang ayahnya, segalanya, bagaimana karakternya, hobinya, sampai-sampai ia bertanya kepada tetangganya, teman almarhum ayahnya dan tentu, kepada ibu tercintanya, keluarganya. Alasan sederhana ia mencari informasi sang ayahnya itu adalah, ya ia tidak begitu mengenal raut wajahnya—remang-remang, ditinggalkan di usia 6 tahun, ia tidak merasakan sentuhan kasih sayang ayahnya. Selain itu buku ini mengindikasikan kepada anak-anak atau para remaja agar ayolah dekati sang ayah, tidak perlu malu walau kita sudah besar, karena kejutekan sang ayah, di dalam hatinya, pada dasarnya menyimpan rasa sayang yang besar.

Keistimewaaan buku ini adalah penulis mengajak kepada anak-anak atau remaja yang masih mempunyai ayah, untuk sayangi ia, selagi masih hidup. Lengkap pula ada cara bagaimana menyayangi ayah walaupun sudah tidak ada.

Dalam sinopsis di atas, penulis menuliskan sekali lagi bahwa buku ini bukan tentang perjalanan hidupnya tetapi justru kebanyakan memberi beberapa cerita nyata dan karangan, yang mana semua cerita itu dapat diambil hikmahnya. Berawal dari perkenalan siapa ayahnya hingga terahir di tutup oleh pesan singkat untuk sang ayah. Beberapa bab, di isi oleh nilai-nilai keagamaan.

Selanjutnya, dari penulis sendiri, buku ini diciptakan sebagai apresiasi bagi seluruh ayah. Pesan tersebut ada di bab “Urgensi Seorang Ayah” dan “Peran Terbaik Seorang Ayah dalam Kehidupan Keluarga dan Bermasyarakat”. Agar lebih penasaran, bab yang menurut penulis the best, ada di bab “Wawancara Bersama Teman-Teman yang Sudah Tidak Punya Ayah” dan “Lagu Ayah”.

***

Bilamana lebih penasaran lagi, teman-teman bisa membeli bukunya lewat:

·         WA: 083825932958 (Ridwansyah)
·         Informasi lengkap, silahkan berteman atau inbox ke akun media sosial berikut:
FB                         : M Ridwan Syah
Twitter                   : @aaridwan16                                               
NB:
-          Informasi harga buku silahkan chatt ke akun dan nomor di atas.
-     Untuk harga buku sudah mencapai 45.000.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar